Kode: 03.01.090
Derajat Indikator pelaksanaan Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu (IMWR) dihitung dalam persen (%) dari 0 (pelaksanaan belum dimulai) sampai 100 (dilaksanakan penuh).Ada empat dimensi yang melandasi pelaksanaan IWRM di Indonesia, yaitu (i) lingkungan pendukung, (ii) kelembagaan dan peran serta, (iii) pendanaan dan (iv) instrument pengelolaan. Data Indikator 6.5.1 dikumpulkan melalui kuesioner dan tanggapan, dan dikonsolidasikan melalui konsultasi antara pemangku kepentingan yang relevan, seperti Kementerian dan Lembaga yang terkait dalam manajemen sumber daya air serta pemangku kepentingan seperti LSM, akademisi dan bisnis.Kebijakan, peraturan perundangan-undangan dan perencanaan merupakan faktor lingkungan yang mendukung pelaksanaan IWRM. Peran serta kelembagaan politis, sosial, ekonomi dan administrasi/birokrasi memiliki peran yang cukup besar dan dapat memberikan dukungan terhadap pelaksanaan IWRM, termasuk juga dalam mendorong instrumen pengelolaan. Berbagai sumber pendanaan perlu dimobilisasi dan disediakan dalam pengembangan dan pengelolaan sumber daya air (diluar pendanaan untuk air minum dan sanitasi).
Tingkat pelaksanaan pengelolaan sumber daya air secara terpadu diukur melalui metode kuesioner IMWR.Metode perhitungan:1.Kuesioner terdiri dari 32 pertanyaan meliputi 4 komponen IWRM.2.Setiap pertanyaan diberikan skor antara 0 dan 100, dengan 6 kategori:3. Rata-rata tertimbang dari skor pertanyaan dalam masing-masing dari empat komponen dihitung untuk memberikan skor 0 - 100 untuk setiap komponen.4.Skor komponen dirata-rata (tidak berbobot) untuk memberikan skor indikator, dinyatakan sebagai persentase antara 0 dan 100.
| Kode | Nama Indikator | Level |
|---|---|---|
6.5.1* |
Tingkat pelaksanaan pengelolaan sumber daya air secara terpadu (0-100). | - |
| Kode | Nama Indikator | Level |
|---|---|---|
000172 |
Tingkat pelaksanaan pengelolaan sumber daya air secara terpadu (0-100). | - |