Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi antara Kuintil Penghasilan Terbawah dan Teratas

Kode: 06.01.067

Parent
Informasi Dasar
Satuan
nilai
Tagging RAD
PENDIDIKAN
Klasifikasi
Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota; Klasifikasi Wilayah: Perdesaan, Perkotaan; Status Disabilitas
Definisi

Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Tinggi berdasarkan kelompok pengeluaran rumah tangga kuintil terbawah dan kuintil teratas adalah perbandingan antara APK Pendidikan Tinggi pada penduduk usia 19–23 tahun yang berasal dari kelompok 20% rumah tangga dengan pengeluaran per kapita terendah (kuintil 1) dan kelompok 20% rumah tangga dengan pengeluaran per kapita tertinggi (kuintil 5). Status sosial ekonomi rumah tangga ditentukan menggunakan pendekatan pengeluaran per kapita bulanan rumah tangga, dengan asumsi bahwa pengeluaran rumah tangga merupakan proksi dari tingkat pendapatan dan kesejahteraan ekonomi keluarga. Indikator ini bertujuan untuk memotret tingkat ketimpangan akses terhadap pendidikan tinggi antara kelompok masyarakat berpenghasilan rendah dan tinggi, serta menjadi dasar penguatan kebijakan keadilan dan inklusi dalam pendidikan tinggi.

Rumus Perhitungan
Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) 20 persen termiskin dan 20 persen terkaya  Pendidikan Tinggi = Nilai APK PT Kuintil 1 ÷ Nilai APK PT Kuintil 5
Mapping
RPJMN 2025-2029
Kode Nama Indikator Level
04.06.01.01.01 Rasio APK PT berdasarkan kelompok pengeluaran keluarga (20% termiskin dan 20% terkaya) Indikator Sasaran KP
SDGs
Kode Nama Indikator Level
4.5.1* Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. -
SIPD
Kode Nama Indikator Level
000147 Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) pada tingkat SD/sederajat, dan (ii) Rasio Angka Partisipasi Kasar (APK) pada tingkat SMP/sederajat, SMA/SMK/sederajat, dan Perguruan Tinggi untuk (a) perempuan/ laki-laki, (b) pedesaan/ perkotaan, (c) kuintil terbawah/teratas, (d) disabilitas/tanpa disabilitas. -