Persentase Realiasasi Penerimaan Negara dari Pengelolaan Kekayaan Negara

Kode: 09.02.044

Parent
Informasi Dasar
Satuan
-
Tagging RAD
KEUANGAN
Klasifikasi
Definisi

Penyerapan Anggaran yang Optimal: Setiap tahun, masih ada kasus di mana realisasi belanja pemerintah tidak mencapai target karena kendala administrasi, keterlambatan dalam proses pengadaan, atau kurangnya kesiapan proyek. Penyerapan anggaran yang optimal diperlukan agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara maksimal. Efisiensi dan Tepat Sasaran: Belanja negara harus dialokasikan secara efisien dan tepat sasaran. Program-program yang memiliki dampak ekonomi besar, seperti infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan, harus mendapat prioritas dibandingkan belanja yang kurang produktif. Selain itu, distribusi anggaran harus merata, baik di tingkat pusat maupun daerah, agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Transparansi dan Akuntabilitas: Efektivitas belanja negara juga bergantung pada transparansi dalam pengelolaan anggaran. Kasus korupsi dan inefisiensi dalam penggunaan anggaran dapat mengurangi manfaat dari belanja negara. Oleh karena itu, pemerintah harus memastikan adanya pengawasan yang ketat dan keterbukaan dalam pelaporan keuangan negara. Efektivitas belanja adalah anggaran belanja yang dialokasikan untuk menghasilkan output, dimana output tersebut berfungsi untuk terwujudnya outcome

Rumus Perhitungan
Indeks Efektivitas = (Realisasi Belanja/Target Belanja) × 100 %

Di mana:
Realisasi Belanja: Jumlah aktual pengeluaran yang dilakukan pemerintah dalam periode tertentu.
Target Belanja: Jumlah pengeluaran yang direncanakan atau dianggarkan oleh pemerintah untuk periode yang sama.
Mapping
RPJMN 2025-2029
Kode Nama Indikator Level
07.13.01.01 Indeks efektivitas kebijakan belanja negara Indikator Sasaran PP