Ekonomi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Triwulan I-2021 Tumbuh 0,97 Persen, Melambat Dibanding Pertumbuhan Triwulan I-2020 yang sebesar 1,36 Persen.

5 Mei 2021
Ekonomi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Triwulan I-2021 Tumbuh 0,97 Persen, Melambat Dibanding Pertumbuhan Triwulan I-2020 yang sebesar 1,36 Persen.
Abstract
<div style=""><ul><li><font face="Arial, Verdana"><span style="font-size: 13.3333px;">Perekonomian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung triwulan I-2021 yang diukur&nbsp; berdasarkan&nbsp; Produk&nbsp; Domestik&nbsp; Regional&nbsp; Bruto&nbsp; (PDRB)&nbsp; atas&nbsp; dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp20.101 miliar dan PDRB atas dasar harga konstan (ADHK) 2010 mencapai Rp13.289 miliar.</span></font></li><li><font face="Arial, Verdana"><span style="font-size: 13.3333px;">Ekonomi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung triwulan I-2021 tumbuh 0,97 persen, mengalami perlambatan bila dibandingkan triwulan I-2020 (y-on-y) yang&nbsp; tumbuh&nbsp; sebesar&nbsp; 1,36&nbsp; persen.&nbsp; Dari&nbsp; sisi&nbsp; produksi,&nbsp; beberapa&nbsp; lapangan usaha mengalami kontraksi. Lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi yaitu Informasi dan Komunikasi serta Pengadaan Listrik Gas. Sementara dua lapangan usaha yang mengalami kontraksi terdalam adalah Lapangan Usaha Jasa&nbsp; Pendidikan&nbsp; dan&nbsp; Transportasi&nbsp; &amp;&nbsp; Pergudangan.&nbsp; Dari&nbsp; sisi&nbsp; pengeluaran, pertumbuhan&nbsp; positif&nbsp; didorong&nbsp; oleh&nbsp; kenaikan&nbsp; ekspor&nbsp; antar&nbsp; wilayah&nbsp; dan turunnya impor barang dan jasa yang menjadi pengurang PDRB.&nbsp; &nbsp;</span></font></li><li><font face="Arial, Verdana"><span style="font-size: 13.3333px;">Bila&nbsp; dibandingkan&nbsp; dengan&nbsp; triwulan&nbsp; IV-2020&nbsp; (q-to-q),&nbsp; ekonomi&nbsp; Provinsi Kepulauan Bangka Belitung triwulan I-2021 terkontraksi sebesar 1,67 persen. Dari sisi produksi, penurunan kinerja perekonomian terjadi pada beberapa lapangan usaha yang mempunyai kontribusi besar terhadap perekonomian Provinsi&nbsp; Kepulauan&nbsp; Bangka&nbsp; Belitung&nbsp; seperti&nbsp; lapangan&nbsp; usaha&nbsp; Pertanian, Kehutanan,&nbsp; dan&nbsp; Perikanan,&nbsp; Perdagangan&nbsp; Besar&nbsp; dan&nbsp; Eceran,&nbsp; dan&nbsp; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor serta Konstruksi. Dari sisi pengeluaran, kontraksi terjadi&nbsp; pada&nbsp; hampir&nbsp; semua&nbsp; komponen&nbsp; kecuali&nbsp; Ekspor&nbsp; Luar&nbsp; Negeri.&nbsp; Ekspor luar&nbsp; negeri&nbsp; tumbuh&nbsp; cukup&nbsp; baik&nbsp; selama&nbsp; triwulan&nbsp; I&nbsp; 2021&nbsp; terutama&nbsp; dari&nbsp; sisi nilai karena naiknya harga komoditas unggulan seperti timah, CPO dan lada. Disisi lain, kontraksi terbesar terjadi pada komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah. Penyerapan anggaran pemerintah baik belanja pegawai, belanja barang dan jasa maupun belanja modal tidak sebaik triwulan IV-2020.</span></font></li><li><font face="Arial, Verdana"><span style="font-size: 13.3333px;">Total PDRB ADHB Pulau Sumatera pada triwulan I-2021 mencapai Rp875.114 miliar&nbsp; atau&nbsp; sekitar&nbsp; 21,53&nbsp; persen&nbsp; dari&nbsp; total&nbsp; PDRB&nbsp; 34&nbsp; Provinsi&nbsp; di&nbsp; Indonesia, sedangkan&nbsp; PDRB&nbsp; ADHK&nbsp; Pulau&nbsp; Sumatera&nbsp; pada&nbsp; triwulan&nbsp; I-2021&nbsp; mencapai Rp575.993&nbsp; miliar.&nbsp; Pertumbuhan&nbsp; ekonomi&nbsp; Pulau&nbsp; Sumatera&nbsp; pada&nbsp; triwulan I-2021 terkontraksi sebesar 0,60 persen (q-to-q), begitu juga secara y-on-y juga terkontraksi sebesar 0,86 persen. Sementara PDRB Provinsi Kepulauan Bangka&nbsp; Belitung&nbsp; memberikan&nbsp; kontribusi&nbsp; sebesar&nbsp; 2,30&nbsp; persen&nbsp; terhadap PDRB Pulau Sumatera dan 0,49 persen terhadap total PDRB 34 provinsi di Indonesia.</span></font></li></ul></div>
Tangal Rilis: 5 Mei 2021
Ukuran File: 1.14 MB
Link berhasil disalin!