Desember 2013 Kota Pangkalpinang Mengalami Inflasi 1,25%

24 Agustus 2017
Desember 2013 Kota Pangkalpinang Mengalami Inflasi 1,25%
Abstract
<div style=""><ul><li>&nbsp;Kota Pangkalpinang pada Desember 2013 mengalami inflasi sebesar 1,25 persen,setelah sebelumnya pada November 2013 mengalami deflasi sebesar 0,88 persen.Inflasi di Kota Pangkalpinang terjadi karena adanya peningkatan indeks padakelompok bahan makanan sebesar 3,49 persen; diikuti kelompok makanan jadi,minuman, rokok, dan tembakau sebesar 1,37 persen; serta kelompok sandang sebesar0,89 persen. Sedangkan kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakarmengalami penurunan sebesar 0,10 persen; diikuti kelompok pendidikan, rekreasi,dan olahraga sebesar 0,01 persen; dan terakhir kelompok transpor, komunikasi, danjasa keuangan sebesar 0,60 persen. Sementara itu kelompok kesehatan stabil.&nbsp;</li><li>&nbsp;Komoditi yang memberikan andil inflasi terbesar selama Desember 2013 adalahlengkuas yang mencapai 0,21 persen; rokok kretek filter sebesar 0,20 persen; ikankerisi sebesar 0,14 persen; cumi-cumi dan ikan dencis masing-masing sebesar 0,13persen; pisang sebesar 0,10 persen; daging ayam ras sebesar 0,09 persen; dan rokokputih, kerang serta ikan hapau masing-masing sebesar 0,06 persen. Sebaliknyakomoditi yang memberikan andil deflasi terbesar adalah angkutan udara mencapai0,10 persen; beras sebesar 0,07 persen; &nbsp;bawang merah sebesar 0,06 persen; cabemerah sebesar 0,04 persen; daging babi, ketimun, dan semen masing-masing sebesar0,02 persen; pembasmi nyamuk dan kentang masing-masing sebesar 0,01 persen;serta bawang putih sebesar 0,005 persen&nbsp;</li><li>&nbsp;Laju inflasi Kota Pangkalpinang tahun kalender maupun year on year sebesar 8,71persen.&nbsp;</li></ul></div>
Tangal Rilis: 24 Agustus 2017
Ukuran File: 0.38 MB
Link berhasil disalin!