November 2013, Kota Pangkalpinang Mengalami Deflasi 0,88%

24 Agustus 2017
November 2013, Kota Pangkalpinang Mengalami Deflasi 0,88%
Abstract
<div style=""><ul><li>&nbsp;Kota Pangkalpinang pada November 2013 mengalami deflasi sebesar 0,88 persen,setelah sebelumnya pada Oktober 2013 mengalami inflasi sebesar 0,14 persen.Deflasi di Kota Pangkalpinang terjadi karena adanya penurunan indeks pada tigakelompok pengeluaran yakni; kelompok bahan makanan mengalami penurunansebesar 3,49 persen; kelompok sandang sebesar 0,18 persen; dan terakhir kelompoktranspor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,04 persen. Kelompok yangmengalami peningkatan indeks adalah kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dantembakau mengalami kenaikan sebesar 0,30 persen; kelompok perumahan, air, listrik,gas, dan bahan bakar sebesar 0,60 persen; serta kelompok kesehatan sebesar 0,89persen. Sementara itu kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga stabil.</li><li>&nbsp;Komoditi yang memberikan andil inflasi adalah bawang merah yang mencapai 0,12persen; tarif listrik sebesar 0,11 persen; udang basah sebesar 0,06 persen; gula pasirdan minyak goreng masing-masing sebesar 0,05 persen; cabe merah, parfum, miekering instant masing-masing sebesar 0,02 persen; dan sabun cream detergent sertatissu masing-masing sebesar 0,01 persen. Sebaliknya komoditi yang memberikan andil deflasi terbesar adalah daging ayam ras mencapai 0,33 persen; ikan dencissebesar 0,16 persen; beras sebesar 0,10 persen; ikan dencis, dan ikan selar masingmasingsebesar 0,09 persen; cumi-cumi sebesar 0,07 persen; ikan tongkol sebesar0,06 persen; ikan hapau dan ikan kembung masing-masing sebesar 0,05 persen; sertajeruk sebesar 0,04 persen.</li><li>&nbsp;Laju inflasi Kota Pangkalpinang tahun kalender (Januari-November) 2013 sebesar 7,36 persen dan lanjutan inflasi tahun ke tahun (November 2013 terhadap november 2012) sebesar 8,34 persen.</li></ul></div>
Tangal Rilis: 24 Agustus 2017
Ukuran File: 0.59 MB
Link berhasil disalin!