Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 2017 mengalami penurunan dibandingkan dengan IDI 2016

17 Oktober 2018
Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 2017 mengalami penurunan dibandingkan dengan IDI 2016
Abstract
<span class="abstrak-item-brs" style="display:block;text-align:justify;"><ul><li><span style="font-size:11.5pt; color:#211D1E">IDI adalah indikator komposit yang menunjukkan tingkat perkembangan demokrasi di Indonesia. Tingkat capaiannya diukur berdasarkan pelaksanaan dan perkembangan tiga aspek demokrasi, yaitu Kebebasan Sipil (<i>Civil Liberty</i>), Hak-Hak Politik (<i>Political Rights</i>), dan Lembaga-Lembaga Demokrasi (<i>Institution of Democracy</i>). </span></li><li><span style="font-size:11.5pt; color:#211D1E">Metodologi penghitungan IDI menggunakan 4 sumber data yaitu : (1) review surat kabar lokal, (2) review dokumen (Perda, Pergub, dll), (3) <i>Focus Group Discussion </i>(FGD) dan (4) wawancara mendalam. </span></li><li><span style="font-size:11.5pt; color:#211D1E">Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 2017 mencapai angka 80,11 dalam skala 0 sampai 100. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan dengan angka IDI 2016 yang sebesar 83,00. Capaian kinerja demokrasi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2017 masih berada pada kategori “baik”. Klasifikasi tingkat demokrasi dikelompokkan menjadi tiga kategori, yakni “baik” (indeks &gt; 80), “sedang” (indeks 60 – 80), dan “buruk” (indeks &lt; 60). </span></li><li><span style="font-size:11.5pt; color:#211D1E">Perubahan angka IDI Kepulauan Bangka Belitung dari 2016- 2017 dipengaruhi oleh tiga aspek demokrasi yakni (1) Kebebasan Sipil turun 4,58 poin (dari 87,65 menjadi 83,07), (2) Hak-Hak Politik naik 1,21 poin (dari 81,09 menjadi 82,30), dan (3) Lembaga-lembaga Demokrasi turun 7,31 poin (dari 80,20 menjadi 72,89). </span></li></ul></span>
Tangal Rilis: 17 Oktober 2018
Ukuran File: 0.44 MB
Link berhasil disalin!