Detail Metadata Statistik Kegiatan
Survei Tingkat Konsumsi Ikan Kabupaten Belitung Timur
Dinas Perikanan Kabupaten Belitung Timur
Survei Tingkat Konsumsi Ikan Kabupaten Belitung Timur
2025
PERTANIAN_DAN_PERIKANAN
SURVEI
V-25.1906.009
Dinas Perikanan Kabupaten Belitung Timur
Komplek Perkantoran Terpadu, Jalan Raya Manggar-Gantung, Dsn Manggarawan, Desa Padang, Kec Manggar
0
0
dp@beltim.go.id
-
YENI SRIHARTATI,S.IP.,M.S.c.,M.Eng
Leo Ardiansyah, S.Si, Apt.,MPH
Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Belitung Timur
Kompleks Perkantoran Terpadu Pemerintah Kabupaten Belitung Timur Jl. Raya Manggar Gantung Dusun Menggarawan Desa Padang Kecamatan Manggar Kab. Belitung Timur
071991289
(0719)-91289
dkp.beltim@gmail.com
Ikan merupakan salah satu sumber protein hewani yang memiliki kandungan gizi tinggi dan sangat bermanfaat bagi kesehatan masyarakat. Pemerintah Indonesia melalui berbagai program nasional terus mendorong peningkatan angka konsumsi ikan guna mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kualitas gizi masyarakat. Salah satu indikator penting dalam menilai keberhasilan program tersebut adalah tingkat konsumsi ikan per kapita di suatu wilayah.Kabupaten Belitung Timur sebagai wilayah kepulauan yang memiliki potensi sumber daya perikanan yang melimpah, seharusnya memiliki tingkat konsumsi ikan yang tinggi. Namun demikian, fakta di lapangan menunjukkan bahwa belum semua lapisan masyarakat mengkonsumsi ikan secara optimal sesuai anjuran gizi. Berbagai faktor seperti preferensi konsumsi, keterjangkauan harga, ketersediaan produk olahan ikan, serta edukasi tentang manfaat gizi ikan turut memengaruhi tingkat konsumsi tersebut.Untuk mengetahui kondisi aktual konsumsi ikan masyarakat di Kabupaten Belitung Timur, diperlukan suatu kegiatan survei yang terstruktur dan berbasis data. Hasil survei ini akan menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan, strategi promosi, dan intervensi program yang lebih tepat sasaran guna meningkatkan konsumsi ikan di daerah ini.Dalam rangka mendukung kebijakan dan program peningkatan konsumsi ikan, diperlukan ketersediaan data kelautan dan perikanan yang lengkap, berkualitas, dan terstandardisasi. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 35/PERMEN-KP/2014 tentang Pedoman Umum Arsitektur Data Kelautan dan Perikanan menjadi acuan penting dalam pengelolaan data secara sistematis di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Regulasi ini mengatur struktur, jenis, dan alur data yang harus dikelola untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data (data-driven policy).Selain itu, penetapan Keputusan Kepala BPS Nomor 846 Tahun 2024 tentang Standar Data Statistik Nasional menegaskan pentingnya harmonisasi data antarinstansi serta penerapan prinsip interoperabilitas, integritas, dan konsistensi dalam pengumpulan dan penyajian data statistik, termasuk data konsumsi ikan. Standar ini mendukung penyusunan indikator statistik yang lebih akurat dan dapat dibandingkan secara nasional, sehingga mampu memperkuat perencanaan dan evaluasi program peningkatan konsumsi ikan di berbagai tingkatan wilayah.Dengan dilaksanakannya survei tingkat konsumsi ikan, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur diharapkan dapat memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai pola konsumsi ikan masyarakat, serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Data ini juga penting dalam mendukung upaya pembangunan sektor perikanan secara berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Tujuan Umum:Untuk memperoleh data dan informasi yang akurat mengenai tingkat konsumsi ikan masyarakat di Kabupaten Belitung Timur, sebagai dasar perumusan kebijakan peningkatan konsumsi ikan dan pengembangan sektor perikanan.Tujuan Khusus:Mengukur jumlah rata-rata konsumsi ikan per kapita per tahun di Kabupaten Belitung Timur.Mengidentifikasi jenis-jenis ikan yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat.Menganalisis pola konsumsi ikan berdasarkan wilayah (desa/kecamatan), kelompok umur, dan tingkat sosial ekonomi.Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi ikan, seperti ketersediaan, harga, preferensi rasa, budaya makan, dan tingkat pengetahuan gizi.Menyediakan data pendukung untuk program nasional Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN).Menjadi dasar evaluasi keberhasilan program peningkatan konsumsi ikan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah daerah.
| Tahapan | Tanggal Awal | Tanggal Akhir |
|---|---|---|
| Perencanaan | 17 June 2025 | 30 June 2025 |
| Desain | 20 June 2025 | 26 June 2025 |
| Pengumpulan Data | 01 July 2025 | 30 September 2025 |
| Pengolahan Data | 01 October 2025 | 10 November 2025 |
| Analisis | 11 November 2025 | 30 November 2025 |
| Diseminasi Hasil | 03 December 2025 | 22 December 2025 |
| Evaluasi | 25 December 2025 | 29 December 2025 |
| No. | Nama Variabel | Konsep | Definisi | Ref. Waktu |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Jumlah konsumsi Ikan Segar atau Basah | Konsumsi ikan | Jumlah penggunaan atau pemakian (konsumsi) Ikan Segar atau basah. Mengacu pada cakupan 14 komoditi ikan segar yang ada di buku modul, ditambah : Patin, Nila, Bawal, Kerapu, Gurame, dan Layur. | Seminggu terakhir |
| 2 | Jumlah Konsumsi Udang Segar atau Basah dan Lainnya | Konsumsi udang | Jumlah penggunaan atau pemakian (konsumsi) Udang Segar atau basah dan lainnya. Mengacu pada cakupan 5 komoditi komoditi air lainnya | Seminggu terakhir |
| 3 | Jumlah Konsumsi Ikan Asin atau yang diawetkan | konsumsi ikan asin | Jumlah penggunaan atau pemakian (konsumsi) Ikan asin. Mengacu pada buku modul, yaitu ditambah : Manyung (Jambal), Lele (Sale), Patin (Asap) | Seminggu terakhir |
| 4 | Jumlah Konsumsi Udang atau Hewan Lain yang diawetkan | konsumsi udang yang diawetkan | Jumlah penggunaan atau pemakian (konsumsi) udang atau hewan lainnya yang diawetkan. Mengacu pada buku modul, yaitu Udang (Ebi), dan Cumicumi (Sotong) | Seminggu terakhir |
| 5 | Jumlah Pengeluaran Ikan dan Udang Segar | Pengeluaran ikan dan udang | Jumlah Pengeluaran dari kelompok ikan dan udang segar (Sosis, Bakso, Nugget, Abon, Kerupuk, Amplang) | Seminggu terakhir |
| 6 | Jumlah Pengeluaran Ikan Makanan Jadi | Pengeluaran ikan olah | Jumlah pengeluaran ikan dari kelompok makanan/minuman jadi (Ikan Goreng, Ikan bakar, ikan pepes, ikan presto, TIM, Soup) | Seminggu terakhir |
| 7 | Umur | Umur | Lama waktu hidup sejak dilahirkan yang dihitung dalam tahun menurut sistem kalender Masehi dengan pembulatan ke bawah atau umur ulang tahun yang terakhir | Periode Pendataan |
| 8 | Jenis Kelamin | Jenis Kelamin | Perbedaan antara perempuan dengan laki-laki secara fisiologis yang ditandai dengan ciri-ciri fisik tertentu. Jenis kelamin terbagi atas perempuan dan laki-laki | Periode Pendataan |
| 9 | Harga Udang Segar Per Kilogram | Harga Udang | Nilai per kilogram udang berukuran sedang yang masih basah/segar yang berasal dari air laut maupun tawar, dan tidak dapat dilakukan substitusi dengan varian udang lain. Umumnya harga eceran didekati dengan penghitungan harga rata-rata di tingkat pedagang eceran. | Seminggu Terakhir |
| 10 | Harga Ikan per Kilogram | Harga Ikan | Nilai ikan hasil tangkapan atau budi daya pembesaran yang ditentukan atau dirupakan dengan uang di tingkat produsen. Konsep: | Seminggu Terakhir |
Berulang
Tahunan
Longitudinal Cross Sectional
Sebagian Wilayah Indonesia
| Provinsi | Kabupaten / Kota |
|---|---|
| KEPULAUAN BANGKA BELITUNG | BELITUNG TIMUR |
Mengisi Kuesioner Sendiri, Pengamatan
Papi
Rumah Tangga
Single Stage Atau Phase
Sampel Nonprobabilitas
Quota Sampling
Area Frame
140
-
Rumah Tangga
Anggota Rumah Tangga
Tidak
Supervisi
Tidak
Staf Instansi Penyelenggara Dan Mitra Atau Tenaga Kontrak
Sma Atau Smk
3
10
Ya
Editing, Coding, Data Entry, Validasi
Deskriptif
Rumah Tangga
Kabupaten/Kota
| Jenis Produk | Tersedia | Rencana Jadwal Rilis |
|---|---|---|
| Produk Tercetak | Ya | 03 December 2025 |
| Produk Digital | Ya | 05 December 2025 |
| Produk Mikrodata | Tidak | - |