Kode Referensi Indikator Pembangunan

Standar baku pengkodean dan penyelarasan indikator pembangunan yang digunakan dalam dokumen perencanaan pembangunan nasional dan daerah.

Beranda
Riwayat Perubahan

[Catatan Rilis] Pemutakhiran Kode Referensi Indikator Pembangunan berdasarkan pemutakhiran Indikator Outcome Pembangunan Daerah dari Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

Walidata

Direktorat Data Pembangunan dan Pemerintah Digital

Instansi

Kementerian PPN/Bappenas

Dasar Hukum

Keputusan Menteri PPN/Kepala Bappenas Nomor KEP. 26A/M.PPN/HK/05/2025 Tentang Kode Referensi Indikator Pembangunan

Tanggal Dirilis

Monday, 10 November 2025

Versi
Tabel Kode Referensi Indikator Pembangunan
Kode Indikator Nama Indikator Parent/Child Definisi Rumus Perhitungan
Panjang Jaringan Distribusi Tenaga Listrik Parent
Total panjang saluran distribusi listrik yang digunakan untuk menyalurkan tenaga listrik dari gardu induk atau pusat distribusi ke konsumen akhir Jaringan Distribusi Tenaga Listrik adalah bagian dari sistem tenaga listrik yang berfungsi menyalurkan tenaga listrik dari sistem transmisi atau pembangkitan langsung ke konsumen. Menurut Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan, distribusi tenaga listrik didefinisikan sebagai "penyaluran tenaga listrik dari sistem transmisi atau dari pembangkitan ke konsumen." Dalam konteks indikator Panjang Jaringan Distribusi Tenaga Listrik, yang dimaksud adalah total panjang saluran distribusi yang digunakan untuk menyalurkan listrik dari sistem transmisi atau pembangkitan ke konsumen akhir. Panjang jaringan distribusi mencerminkan cakupan layanan listrik dan kapasitas infrastruktur distribusi dalam memenuhi kebutuhan energi listrik masyarakat
Panjang Jaringan Distribusi = Panjang SUTM + Panjang SKTM + Panjang SUTR + Panjang SKTR SUTM (Salur...
Panjang Jaringan Transmisi Tenaga Listrik Parent
Panjang jaringan transmisi tenaga listrik yang ditarik dari pembangkit listrik/generator station menuju ke suatu wilayah.
-
Pasokan Energi Primer Parent
Energi primer adalah energi yang diberikan oleh alam dan belum mengalami proses pengolahan lebih lanjut
-
Penurunan Emisi Pembangkitan Listrik Parent
Penurunan Emisi Pembangkitan Listrik (Juta Ton CO2) berasal dari aksi mitigasi yang berada di bawah kewenangan Ditjen Ketenagalistrikan dan menggunakan data penghitungan tahun N-1 (lagging 1 tahun), yang berasal dari aksi mitigasi sebagai berikut: a. penggunaan clean coal technology pada PLTU batubara b. konversi dari pembangkit single cycle menjadi combined cycle c. pembangunan pembangkit listrik baru berbahan bakar gas bumi d. pembangkit energi terbarukan yang terhubung ke jaringan tenaga listrik (on-grid) Mitigasi GRK adalah usaha mengendalikan untuk mengurangi resiko akibat perubahan iklim melalui kegiatan yang dapat menurunkan emisi GRK atau meningkatkan penyerapan GRK dari berbagai sumber emisi
Penurunan emisi oleh aksi mitigasi dalam periode y (ton CO2) (PEy) merupakan selisih antara Emisi B...
Penurunan Intensitas Energi Final Parent
Penurunan jumlah konsumsi energi final per unit produk domestik bruto
Konsumsi Energi Final/PDB
Persentase Desa Teraliri Listrik (Rasio Desa Berlistrik) Parent
Persentase desa yang teraliri listrik adalah ukuran yang menunjukkan proporsi desa-desa yang sudah mendapatkan akses atau terhubung dengan jaringan listrik dibandingkan dengan total jumlah desa di suatu wilayah atau negara. Ini mencerminkan tingkat akses dan distribusi energi listrik ke komunitas pedesaan. 1. Desa Teraliri Listrik: Desa yang telah mendapatkan pasokan listrik dari jaringan listrik umum atau sumber listrik yang terhubung dengan sistem penyediaan listrik resmi. Dalam konteks ini, &teraliri listrik& berarti bahwa rumah tangga dan fasilitas umum di desa tersebut dapat menggunakan listrik dari penyedia layanan listrik. 2. Jumlah Total Desa: Total jumlah desa dalam wilayah administratif tertentu yang akan dievaluasi. Ini dapat mencakup semua desa dalam satu provinsi, kabupaten, atau negara. 3. Jumlah Desa yang Teraliri Listrik: Jumlah desa yang telah terhubung dengan jaringan listrik atau telah mendapatkan pasokan listrik dari sumber resmi dalam periode waktu tertentu.
(Jumlah usaha tambang yang sesuai kewenangan Provinsi yang tidak melanggar Perda / Jumlah usaha tamb...
Persentase Perusahaan pemanfaatan panas bumi yang memiliki ijin di kab/kota Parent
Jumlah perusahaan pemanfaatan panas bumi di kabupaten/kota: Total perusahaan yang terlibat dalam kegiatan pemanfaatan panas bumi dalam wilayah administratif tersebut. Jumlah perusahaan yang memiliki izin: Jumlah perusahaan yang telah memperoleh izin resmi untuk melakukan kegiatan pemanfaatan panas bumi di kabupaten/kota tersebut
Jumlah perusahaan pemanfaatan panas bumi yang memiliki izin / Jumlah perusahaan pemanfaatan panas bu...
Persentase Rumah Tangga yang Menggunakan Gas Parent
Rumah tangga yang menggunakan gas/LPG sebagai bahan bakar utama untuk memasak adalah jumlah rumah tangga di Indonesia yang menggunakan bahan bakar gas alam/biogas/ LPG untuk keperluan memasak pada tahun tertentu.Total rumah tangga adalah jumlah total rumah tangga di Indonesia pada tahun tertentu.
Proporsi rumah tangga yang menggunakan gas, sebagai bahan bakar utama untuk keperluan memasak terhad...
Persentase Subsidi Bahan Bakar Fosil terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Parent
Bahan bakar fosil adalah bahan bakar yang berasal dari sumber daya alam yang mengandung hidrokarbon seperti batu bara, minyak bumi, dan gas alam.Tiga sub indikator yang direkomendasikan untuk melaporkan subsidi bahan bakar fosil di tingkat nasional, regional dan global indikator ini yaitu mengukur subsidi bahan bakar fosil di tingkat nasional, regional dan global, yaitu: 1) Dana pemerintah yang ditransfer secara langsung (direct transfer); 2) Harga bahan bakar fosil; dan 3) pajak bahan bakar fosil. Di dalam APBN subsidi bahan bakar fosil dapat terlihat dari subsidi BBM, subsidi LPG (Gas), subsidi Listrik, subsidi batubara.Pengitungan subsidi bahan bakar fosil dapat pula mengacu pada definisi Manual Statistik IEA (IEA, 2005) dan Perjanjian tentang Subsidi dan Tindakan Penanggulangan (ASCM) di bawah Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) (WTO, 1994).
a.Cara perhitungan Persentase subsidi bahan bakar fosil dari PDBJumlah Subsidi Bahan Bakar Fosil dal...
Porsi Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam Bauran Energi Primer Parent
Energi Baru dan Terbarukan (EBT) adalah energi yang berasal dari sumber energi terbarukan antara lain berasal dari panas bumi, angin, bioenergi, sinar matahari, aliran dan terjunan air, serta gerakan dan perbedaan suhu lapisan laut, serta berasal dari sumber energi yang dapat dihasilkan oleh teknologi baru (PP No 79 tahun 2014). ; Porsi EBT dalam bauran energi primer (%) adalah persentase antara total konsumsi EBT terhadap total konsumsi energi primer (terbarukan dan tidak terbarukan).;
Bauran energi terbarukan diperoleh dengan cara membagi total konsumsi final energi terbarukan dengan...
Proporsi rumah tangga yang menggunakan listrik sebagai bahan bakar utama untuk memasak terhadap total rumah tangga Parent
Rumah tangga yang menggunakan listrik sebagai bahan bakar utama untuk memasak adalah jumlah rumah tangga di Indonesia yang menggunakan bahan bakar listrik untuk keperluan memasak pada tahun tertentu. Total rumah tangga adalah jumlah total rumah tangga di Indonesia pada tahun tertentu.
Proporsi rumah tangga yang menggunakan listrik sebagai bahan bakar utama untuk keperluan memasak ter...
Rasio elektrifikasi Parent
Rasio elektrifikasi adalah Perbandingan jumlah pelanggan rumah tangga berlistrik baik dari listrik PLN maupun listrik non-PLN dengan jumlah rumah tangga total.Listrik PLN adalah rumah tangga yang menggunakan sumber penerangan listrik yang dikelola oleh PLN.Listrik non-PLN adalah rumah tangga yang menggunakan sumber penerangan listrik yang dikelola oleh instansi/pihak lain selain PLN seperti Pemda, Koperasi, CSR Badan Usaha, ataupun Swadaya Masyarakat
Rasio elektrifikasi diperoleh dengan cara membagi jumlah pelanggan rumah tangga baik dari PLN maupun...
Rasio Intensitas Energi Primer Parent
Energi primer adalah energi yang diberikan oleh alam dan belum mengalami proses pengolahan lebih lanjut. (Peraturan Pemerintah Nomor 79/2014 tentang Kebijakan Energi Nasional),Intensitas energi primer adalah total pasokan energi primer per unit produk domestik bruto berdasarkan paritas daya beli dengan satuan Setara Barel Minyak (SBM) per miliar rupiah.
Intensitas energi primer diperoleh dengan cara membagi total pasokan energi primer dengan produk dom...
Rata-rata Konsumsi Listrik per Kapita Parent
Konsumsi Listrik per kapita (Kwh/Kapita) adalah Jumlah kWh (kilo Watt hours) energi listrik yang digunakan atau dimanfaatkan baik secara langsung ataupun tidak langsung dari sumber energi dibagi jumlah penduduk pada suatu wilayah dalam periode satu tahun.
Konsumsi Listrik per kapita (Kwh/Kapita) diperoleh dengan cara membagi total penjumlahan konsumsi en...
SAIDI / SAIFI Nasional Parent
SAIDI dan SAIFI merupakan indikator untuk mengukur kehandalan sistem tenaga listrik. Dengan dilakukan penghitungan indikator tersebut, dapat diketahui seberapa besar pergerakan realisasi SAIDI dan SAIFI setiap tahunnya. SAIDI adalah indeks durasi gangguan pelayanan listrik dalam satu tahun. Sehingga semakin kecil durasi gangguan listrik maka semakin baik nilai indeks SAIDI tersebut. SAIFI adalah indeks frekuensi gangguan pelayanan listrik dalam satu tahun. Sehingga semakin kecil frekuensi gangguan listrik maka semakin baik indeks SAIFI tersebut. Kedua indikator ini memberikan gambaran tentang kualitas layanan listrik yang disediakan oleh perusahaan listrik, dengan SAIDI mencerminkan lamanya gangguan dan SAIFI mencerminkan seberapa sering gangguan tersebut terjadi. Rendahnya nilai SAIDI dan SAIFI menunjukkan tingkat keandalan yang tinggi dalam penyediaan listrik, yang menjadi tujuan utama bagi operator jaringan listrik untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan kepada konsumen.
Metode perhitungan SAIDI (System Average Interruption Duration Index) dan SAIFI (System Average Inte...
Susut Jaringan Parent
Susut Jaringan adalah selisih energi (kWh) antara energi yang diterima di sisi penyaluran dengan energi yang terjual ke pelanggan setelah dikurangi dengan energi yang digunakan untuk keperluan sendiri di penyaluran dan pendistribusian energi listrik.
%Susut Jaringan Transmisi Tegangan Tinggi + %Susut Jaringan Tegangan Menengah + % Susut Jaringan Dis...
Jumlah Sambungan Rumah Jaringan Gas Kota yang Dibangun Melalui Skema APBN, KPBU, dan BUMN Parent
Pembangunan Jaringan Gas Kota untuk Rumah Tangga (Jargas) untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil seperti minyak tanah dan LPG, serta mengurangi subsidi energi. Pembangunan Jargas dilaksanakan melalui 3 (tiga) skema, yaitu Skema APBN, Skema KPBU, dan Skema BUMN atau Mandiri
-
Disparitas Harga Jual Eceran BBM Solar (jenis BBM tertentu) Parent
Perbedaan atau selisih harga jual eceran Jenis BBM Tertentu (JBT), yaitu minyak solar, antara wilayah yang satu dengan wilayah lainnya di seluruh Indonesia.
-
Disparitas Harga Jual Eceran Bensin (jenis BBM khusus penugasan) Parent
Perbedaan atau selisih harga jual eceran Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP), yang saat ini merujuk pada bensin RON 90 (Pertalite), di berbagai wilayah di Indonesia.
-
Jumlah Rekomendasi terhadap Usulan Indeks Perlindungan Ruang (IPR) Parent
jumlah dari berbagai masukan atau saran yang diberikan oleh berbagai pihak yang berkompeten terhadap usulan Indeks Perlindungan Ruang
Jumlah Rekomendasi = Σ(Rekomendasi dari Pemerintah + Rekomendasi dari Lembaga Lingkungan + Rekomenda...
Menampilkan 1681 - 1700 dari 2396 data