Standar baku pengkodean dan penyelarasan indikator pembangunan yang digunakan dalam dokumen perencanaan pembangunan nasional dan daerah.
[Catatan Rilis] Pemutakhiran Kode Referensi Indikator Pembangunan berdasarkan pemutakhiran Indikator Outcome Pembangunan Daerah dari Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
Direktorat Data Pembangunan dan Pemerintah Digital
Kementerian PPN/Bappenas
Keputusan Menteri PPN/Kepala Bappenas Nomor KEP. 26A/M.PPN/HK/05/2025 Tentang Kode Referensi Indikator Pembangunan
Monday, 10 November 2025
| Kode Indikator | Nama Indikator | Parent/Child | Definisi | Rumus Perhitungan |
|---|---|---|---|---|
| Pendapatan dari wisatawan nusantara Bangka Belitung | Child |
Pendapatan dari wisatawan nusantara merupakan jumlah manfaat ekonomi yang didapatkan suatu destinasi dari hasil pengeluaran/belanja/spending wisatawan nusantara di destinasi tersebut dalam periode waktu tertentu
|
Pendapatan dari Wisatawan Nusantara = Jumlah wisatawan nusantara x Rata-Rata Pengeluaran per Perjala...
|
|
| Pendapatan dari wisatawan nusantara Danau Toba | Child |
Pendapatan dari wisatawan nusantara merupakan jumlah manfaat ekonomi yang didapatkan suatu destinasi dari hasil pengeluaran/belanja/spending wisatawan nusantara di destinasi tersebut dalam periode waktu tertentu
|
Pendapatan dari Wisatawan Nusantara = Jumlah wisatawan nusantara x Rata-Rata Pengeluaran per Perjala...
|
|
| Pendapatan dari wisatawan nusantara Raja Ampat | Child |
Pendapatan dari wisatawan nusantara merupakan jumlah manfaat ekonomi yang didapatkan suatu destinasi dari hasil pengeluaran/belanja/spending wisatawan nusantara di destinasi tersebut dalam periode waktu tertentu
|
Pendapatan dari Wisatawan Nusantara = Jumlah wisatawan nusantara x Rata-Rata Pengeluaran per Perjala...
|
|
| Pendapatan dari wisatawan nusantara Labuan Bajo | Child |
Pendapatan dari wisatawan nusantara merupakan jumlah manfaat ekonomi yang didapatkan suatu destinasi dari hasil pengeluaran/belanja/spending wisatawan nusantara di destinasi tersebut dalam periode waktu tertentu
|
Pendapatan dari Wisatawan Nusantara = Jumlah wisatawan nusantara x Rata-Rata Pengeluaran per Perjala...
|
|
| Pendapatan dari wisatawan nusantara di Bromo-Tengger-Semeru | Child |
Pendapatan dari wisatawan nusantara merupakan jumlah manfaat ekonomi yang didapatkan suatu destinasi dari hasil pengeluaran/belanja/spending wisatawan nusantara di destinasi tersebut dalam periode waktu tertentu
|
Pendapatan dari Wisatawan Nusantara = Jumlah wisatawan nusantara x Rata-Rata Pengeluaran per Perjala...
|
|
| Pendapatan dari wisatawan nusantara Wakatobi | Child |
Pendapatan dari wisatawan nusantara merupakan jumlah manfaat ekonomi yang didapatkan suatu destinasi dari hasil pengeluaran/belanja/spending wisatawan nusantara di destinasi tersebut dalam periode waktu tertentu
|
Pendapatan dari Wisatawan Nusantara = Jumlah wisatawan nusantara x Rata-Rata Pengeluaran per Perjala...
|
|
| Pendapatan dari wisatawan nusantara Morotai | Child |
Pendapatan dari wisatawan nusantara merupakan jumlah manfaat ekonomi yang didapatkan suatu destinasi dari hasil pengeluaran/belanja/spending wisatawan nusantara di destinasi tersebut dalam periode waktu tertentu
|
Pendapatan dari Wisatawan Nusantara = Jumlah wisatawan nusantara x Rata-Rata Pengeluaran per Perjala...
|
|
| Pengeluaran wisatawan mancanegara | Parent |
Pengeluaran wisatawan mancanegara merujuk pada jumlah uang yang dihabiskan oleh wisatawan dari luar negeri selama kunjungan mereka ke suatu destinasi wisata tertentu. Pengeluaran ini mencakup semua belanja yang dilakukan oleh wisatawan selama perjalanan mereka, seperti akomodasi, transportasi, makanan dan minuman, belanja souvenir, aktivitas rekreasi, dan lain sebagainya.
|
Jumlah ekspor jasa perjalanan dibagi dengan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara
|
|
| Persentase peningkatan perjalanan wisatawan nusantara yang datang ke daerah | Parent |
Persentase Peningkatan Perjalanan Wisatawan Nusantara yang Datang ke daerah adalah ukuran yang menggambarkan perubahan persentase jumlah wisatawan domestik dari satu periode ke periode berikutnya yang melakukan perjalanan ke suatu daerah tertentu. Ini membantu dalam menganalisis tren perjalanan wisatawan domestik dan evaluasi efektivitas promosi pariwisata daerah.
|
(Jumlah wisatawan tahun n - Jumlah wisatawan tahun n-1) / Jumlah wisatawan tahun n-1 * 100%
Deskrip...
|
|
| Persentase peningkatan perjalanan wisatawan nusantara yang datang ke Provinsi | Child |
Persentase Peningkatan Perjalanan Wisatawan Nusantara yang Datang ke provinsi adalah ukuran yang menggambarkan perubahan persentase jumlah wisatawan domestik dari satu periode ke periode berikutnya yang melakukan perjalanan ke suatu provinsi tertentu. Ini membantu dalam menganalisis tren perjalanan wisatawan domestik dan evaluasi efektivitas promosi pariwisata daerah.
|
-
|
|
| Persentase Peningkatan perjalanan wisatawan nusantara yang datang ke Kabupaten/kota | Child |
Persentase Peningkatan Perjalanan Wisatawan Nusantara yang Datang ke kabupaten/kota adalah ukuran yang menggambarkan perubahan persentase jumlah wisatawan domestik dari satu periode ke periode berikutnya yang melakukan perjalanan ke suatu daerah tertentu. Ini membantu dalam menganalisis tren perjalanan wisatawan domestik dan evaluasi efektivitas promosi pariwisata daerah.
|
-
|
|
| Persentase Pertumbuhan jumlah wisatawan mancanegara per kebangsaan | Parent |
Persentase Pertumbuhan Jumlah Wisatawan Mancanegara per Kebangsaan adalah ukuran yang menggambarkan perubahan persentase jumlah wisatawan dari negara tertentu yang mengunjungi suatu destinasi dalam periode waktu tertentu, dibandingkan dengan periode sebelumnya. Ini memberikan gambaran tentang tren kunjungan wisatawan dari berbagai negara dan membantu dalam analisis performa pariwisata.
|
(Jumlah wisawatan tahun n - Jumlah wisawatan tahun n-1) / Jumlah wisawatan tahun n-1 * 100%
Deskrip...
|
|
| Pertumbuhan Pariwisata Ramah Muslim | Parent |
Pertumbuhan pariwisata ramah muslim (PRM) merujuk pada pertumbuhan Nilai Tambah Bruto (NTB) sektor pariwisata ramah muslim pada suatu periode tertentu.
|
Pertumbuhan PRM=Nilai Tambah Bruto Halal (NTB) PRM tahun sekarang - NTB PRM tahun sebelumnya
|
|
| Prioritisasi destinasi pariwisata prioritas berbasis bahari dan danau | Parent |
Prioritas destinasi wisata berbasis bahari meliputi a.l: Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Sulawesi Tenggara, Papua Barat Daya, Maluku Utara, Bali, Sumatera Utara, NTB, dan NTT
|
-
|
|
| Persentase Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang Aktif dan Tervalidasi | Parent |
Mengukur proporsi pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdaftar secara resmi dan terverifikasi keaktifannya dalam suatu periode tertentu
|
P_PEK = (PEK_A / PEK_T) * 100%
Keterangan:
P_PEK = Persentase pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif...
|
|
| Persentase Peningkatan Media Pemasaran Pariwisata | Parent |
Mengukur seberapa besar peningkatan jumlah dan variasi media yang digunakan untuk mempromosikan pariwisata dalam periode waktu tertentu
|
P_MP = ((M_C - M_P) / M_P) * 100%
Keterangan:
P_MP = Persentase peningkatan media pemasaran pariwis...
|
|
| Persentase Pertumbuhan Kunjungan Wisatawan | Parent |
Mengukur perubahan jumlah wisatawan yang berkunjung ke suatu destinasi wisata dalam periode waktu tertentu, biasanya dibandingkan dengan periode sebelumnya.
|
P_KW = ((W_C - W_P) / W_P) * 100%
Keterangan:
P_KW = Persentase pertumbuhan kunjungan wisatawan
W_C...
|
|
| Rasio PDRB Penyediaan Akomodasi | Parent |
Rasio PDRB Penyediaan Akomodasi adalah indikator yang mengukur proporsi atau kontribusi subsektor penyediaan akomodasi (seperti hotel, losmen, penginapan, guest house) terhadap total Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) suatu wilayah dalam periode tertentu. Indikator ini mencerminkan peran ekonomi dari sektor perhotelan dan penginapan dalam perekonomian daerah.
|
Rasio = (PDRB subsektor penyediaan akomodasi / Total PDRB) * 100%
|
|
| Akses Rumah Tangga Perkotaan terhadap Air Siap Minum Perpipaan | Parent |
Akses Rumah Tangga Perkotaan terhadap Air Siap Minum Perpipaan adalah rumah tangga di perkotaan yang memiliki akses terhadap air siap minum melalui jaringan perpipaan yang memenuhi kriteria sebagai berikut 1) Rumah tangga menggunakan sumber air minum jaringan perpipaan; 2) Lokasi sumber air minum berada di dalam atau di halam rumah (on premises); 3) Tersedia setiap saat dibutuhkan; dan 4) Memenuhi syarat kualitas air minum sebagaimana tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 2 Tahun 2023.
|
PASMPP= JRTASMPPJRT x 100% PASMPP: Persentase rumah tangga perkotaan yang memiliki akses terhadap ai...
|
|
| BUMD Air Minum Berkinerja Sehat | Parent |
BUMD Air Minum yang sehat adalah BUMD Air Minum yang memenuhi aspek keuangan, aspek pelayanan, aspek operasional, dan aspek sumber daya manusia, dengan nilai keseluruhan dari keempat aspek tersebut adalah lebih dari 2,8.
|
PBS = (JBS/JBT) x 100%
PBS = Persentase BUMD AM berkinerja sehat
JBS = Jumlah BUMD AM yang berkiner...
|