Kode Referensi Indikator Pembangunan
Standar baku pengkodean dan penyelarasan indikator pembangunan untuk dokumen perencanaan nasional dan daerah.
Total Indikator 2,396
Walidata Direktorat Data Pembangunan dan Pemerintah Digital
Kementerian PPN/Bappenas
Riwayat Perubahan
[Catatan Rilis] Pemutakhiran Kode Referensi Indikator Pembangunan berdasarkan pemutakhiran Indikator Outcome Pembangunan Daerah dari Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
Dasar Hukum
Keputusan Menteri PPN/Kepala Bappenas Nomor KEP. 26A/M.PPN/HK/05/2025 Tentang Kode Referensi Indikator Pembangunan
Tanggal Rilis
10 November 2025
Versi
| No | Kode Indikator | Nama Indikator | Tipe | Satuan | Klasifikasi | Definisi | Rumus Perhitungan | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 521 | PDRB Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum Borobudur-Yogyakarta-Prambanan | Child | juta rupiah | Destinasi Pariwisata: Borobudur-Yogyakarta-Prambanan | PDRB pada definisi BPS merupakan jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu regional tertentu, atau merupakan jumlah nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi. Dengan demikian, Proporsi PDRB Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (Akmamin) adalah persen bagian PDRB Provinsi yang dikontribusikan oleh aktivitas terkait pariwisata yang meliputi: 1. Penyediaan Akomodasi bagi Wisatawan 2. Penyediaan Jasa Makan dan Minum | PDRB Penyediaan Akmamin = Nilai tambah sektor penyedia akomodasi dan makan minum | ||
| 522 | PDRB Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum Bali | Child | juta rupiah | Destinasi Pariwisata: Bali | PDRB pada definisi BPS merupakan jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu regional tertentu, atau merupakan jumlah nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi. Dengan demikian, Proporsi PDRB Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (Akmamin) adalah persen bagian PDRB Provinsi yang dikontribusikan oleh aktivitas terkait pariwisata yang meliputi: 1. Penyediaan Akomodasi bagi Wisatawan 2. Penyediaan Jasa Makan dan Minum | PDRB Penyediaan Akmamin = Nilai tambah sektor penyedia akomodasi dan makan minum | ||
| 523 | PDRB Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum Kepulauan Riau | Child | juta rupiah | Destinasi Pariwisata: Kepulauan Riau | PDRB pada definisi BPS merupakan jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu regional tertentu, atau merupakan jumlah nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi. Dengan demikian, Proporsi PDRB Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (Akmamin) adalah persen bagian PDRB Provinsi yang dikontribusikan oleh aktivitas terkait pariwisata yang meliputi: 1. Penyediaan Akomodasi bagi Wisatawan 2. Penyediaan Jasa Makan dan Minum | PDRB Penyediaan Akmamin = Nilai tambah sektor penyedia akomodasi dan makan minum | ||
| 524 | PDRB Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum Greater Jakarta | Child | juta rupiah | Destinasi Pariwisata: Greater Jakarta | PDRB pada definisi BPS merupakan jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu regional tertentu, atau merupakan jumlah nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi. Dengan demikian, Proporsi PDRB Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (Akmamin) adalah persen bagian PDRB Provinsi yang dikontribusikan oleh aktivitas terkait pariwisata yang meliputi: 1. Penyediaan Akomodasi bagi Wisatawan 2. Penyediaan Jasa Makan dan Minum | PDRB Penyediaan Akmamin = Nilai tambah sektor penyedia akomodasi dan makan minum | ||
| 525 | PDRB Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum Lombok-Gili Tramena | Child | juta rupiah | Destinasi Pariwisata: Lombok-Gili-Tramena | PDRB pada definisi BPS merupakan jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu regional tertentu, atau merupakan jumlah nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi. Dengan demikian, Proporsi PDRB Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (Akmamin) adalah persen bagian PDRB Provinsi yang dikontribusikan oleh aktivitas terkait pariwisata yang meliputi: 1. Penyediaan Akomodasi bagi Wisatawan 2. Penyediaan Jasa Makan dan Minum | PDRB Penyediaan Akmamin = Nilai tambah sektor penyedia akomodasi dan makan minum | ||
| 526 | PDRB Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum Manado-Likupang | Child | juta rupiah | Destinasi Pariwisata: Manado-Likupang | PDRB pada definisi BPS merupakan jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu regional tertentu, atau merupakan jumlah nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi. Dengan demikian, Proporsi PDRB Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (Akmamin) adalah persen bagian PDRB Provinsi yang dikontribusikan oleh aktivitas terkait pariwisata yang meliputi: 1. Penyediaan Akomodasi bagi Wisatawan 2. Penyediaan Jasa Makan dan Minum | PDRB Penyediaan Akmamin = Nilai tambah sektor penyedia akomodasi dan makan minum | ||
| 527 | PDRB Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum Bangka Belitung | Child | juta rupiah | Destinasi Pariwisata: Bangka Belitung | PDRB pada definisi BPS merupakan jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu regional tertentu, atau merupakan jumlah nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi. Dengan demikian, Proporsi PDRB Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (Akmamin) adalah persen bagian PDRB Provinsi yang dikontribusikan oleh aktivitas terkait pariwisata yang meliputi: 1. Penyediaan Akomodasi bagi Wisatawan 2. Penyediaan Jasa Makan dan Minum | PDRB Penyediaan Akmamin = Nilai tambah sektor penyedia akomodasi dan makan minum | ||
| 528 | PDRB Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum Danau Toba | Child | juta rupiah | Destinasi Pariwisata: Danau Toba | PDRB pada definisi BPS merupakan jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu regional tertentu, atau merupakan jumlah nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi. Dengan demikian, Proporsi PDRB Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (Akmamin) adalah persen bagian PDRB Provinsi yang dikontribusikan oleh aktivitas terkait pariwisata yang meliputi: 1. Penyediaan Akomodasi bagi Wisatawan 2. Penyediaan Jasa Makan dan Minum | PDRB Penyediaan Akmamin = Nilai tambah sektor penyedia akomodasi dan makan minum | ||
| 529 | PDRB Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum Raja Ampat | Child | juta rupiah | Destinasi Pariwisata: Raja Ampat | PDRB pada definisi BPS merupakan jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu regional tertentu, atau merupakan jumlah nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi. Dengan demikian, Proporsi PDRB Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (Akmamin) adalah persen bagian PDRB Provinsi yang dikontribusikan oleh aktivitas terkait pariwisata yang meliputi: 1. Penyediaan Akomodasi bagi Wisatawan 2. Penyediaan Jasa Makan dan Minum | PDRB Penyediaan Akmamin = Nilai tambah sektor penyedia akomodasi dan makan minum | ||
| 530 | PDRB Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum Labuan Bajo | Child | juta rupiah | Destinasi Pariwisata: Labuan Bajo | PDRB pada definisi BPS merupakan jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu regional tertentu, atau merupakan jumlah nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi. Dengan demikian, Proporsi PDRB Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (Akmamin) adalah persen bagian PDRB Provinsi yang dikontribusikan oleh aktivitas terkait pariwisata yang meliputi: 1. Penyediaan Akomodasi bagi Wisatawan 2. Penyediaan Jasa Makan dan Minum | PDRB Penyediaan Akmamin = Nilai tambah sektor penyedia akomodasi dan makan minum | ||
| 531 | PDRB Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum Bromo-Tengger-Semeru | Child | juta rupiah | Destinasi Pariwisata: Bromo-Tengger-Semeru | PDRB pada definisi BPS merupakan jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu regional tertentu, atau merupakan jumlah nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi. Dengan demikian, Proporsi PDRB Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (Akmamin) adalah persen bagian PDRB Provinsi yang dikontribusikan oleh aktivitas terkait pariwisata yang meliputi: 1. Penyediaan Akomodasi bagi Wisatawan 2. Penyediaan Jasa Makan dan Minum | PDRB Penyediaan Akmamin = Nilai tambah sektor penyedia akomodasi dan makan minum | ||
| 532 | PDRB Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum Wakatobi | Child | juta rupiah | Destinasi Pariwisata: Wakatobi | PDRB pada definisi BPS merupakan jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu regional tertentu, atau merupakan jumlah nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi. Dengan demikian, Proporsi PDRB Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (Akmamin) adalah persen bagian PDRB Provinsi yang dikontribusikan oleh aktivitas terkait pariwisata yang meliputi: 1. Penyediaan Akomodasi bagi Wisatawan 2. Penyediaan Jasa Makan dan Minum | PDRB Penyediaan Akmamin = Nilai tambah sektor penyedia akomodasi dan makan minum | ||
| 533 | PDRB Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum Morotai | Child | juta rupiah | Destinasi Pariwisata: Morotai | PDRB pada definisi BPS merupakan jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu regional tertentu, atau merupakan jumlah nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi. Dengan demikian, Proporsi PDRB Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (Akmamin) adalah persen bagian PDRB Provinsi yang dikontribusikan oleh aktivitas terkait pariwisata yang meliputi: 1. Penyediaan Akomodasi bagi Wisatawan 2. Penyediaan Jasa Makan dan Minum | PDRB Penyediaan Akmamin = Nilai tambah sektor penyedia akomodasi dan makan minum | ||
| 534 | Pendapatan dari wisatawan nusantara | Parent | miliar rupiah | Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota; Destinasi Pariwisata: Borobudur-Yogyakarta-Prambanan, Bali, Kepulauan Riau, Greater Jakarta, Lombok-Gili-Tramena, Manado-Likupang, Bangka Belitung, Danau Toba, Raja Ampat, Labuan Bajo, Bromo-Tengger-Semeru, Wakatobi, Morotai | Pendapatan dari wisatawan nusantara merupakan jumlah manfaat ekonomi yang didapatkan suatu destinasi dari hasil pengeluaran/belanja/spending wisatawan nusantara di destinasi tersebut dalam periode waktu tertentu | Pendapatan dari Wisatawan Nusantara = Jumlah wisatawan nusantara x Rata-Rata Pengeluaran per Perjalanan Wisatawan Nusantara | ||
| 535 | Pendapatan dari wisatawan nusantara Borobudur-Yogyakarta-Prambanan | Child | miliar rupiah | Destinasi Pariwisata: Borobudur-Yogyakarta-Prambanan | Pendapatan dari wisatawan nusantara merupakan jumlah manfaat ekonomi yang didapatkan suatu destinasi dari hasil pengeluaran/belanja/spending wisatawan nusantara di destinasi tersebut dalam periode waktu tertentu | Pendapatan dari Wisatawan Nusantara = Jumlah wisatawan nusantara x Rata-Rata Pengeluaran per Perjalanan Wisatawan Nusantara | ||
| 536 | Pendapatan dari wisatawan nusantara Bali | Child | miliar rupiah | Destinasi Pariwisata: Bali | Pendapatan dari wisatawan nusantara merupakan jumlah manfaat ekonomi yang didapatkan suatu destinasi dari hasil pengeluaran/belanja/spending wisatawan nusantara di destinasi tersebut dalam periode waktu tertentu | Pendapatan dari Wisatawan Nusantara = Jumlah wisatawan nusantara x Rata-Rata Pengeluaran per Perjalanan Wisatawan Nusantara | ||
| 537 | Pendapatan dari wisatawan nusantara Kepulauan Riau | Child | miliar rupiah | Destinasi Pariwisata: Kepulauan Riau | Pendapatan dari wisatawan nusantara merupakan jumlah manfaat ekonomi yang didapatkan suatu destinasi dari hasil pengeluaran/belanja/spending wisatawan nusantara di destinasi tersebut dalam periode waktu tertentu | Pendapatan dari Wisatawan Nusantara = Jumlah wisatawan nusantara x Rata-Rata Pengeluaran per Perjalanan Wisatawan Nusantara | ||
| 538 | Pendapatan dari wisatawan nusantara Greater Jakarta | Child | miliar rupiah | Destinasi Pariwisata: Greater Jakarta | Pendapatan dari wisatawan nusantara merupakan jumlah manfaat ekonomi yang didapatkan suatu destinasi dari hasil pengeluaran/belanja/spending wisatawan nusantara di destinasi tersebut dalam periode waktu tertentu | Pendapatan dari Wisatawan Nusantara = Jumlah wisatawan nusantara x Rata-Rata Pengeluaran per Perjalanan Wisatawan Nusantara | ||
| 539 | Pendapatan dari wisatawan nusantara Lombok-Gili Tramena | Child | miliar rupiah | Destinasi Pariwisata: Lombok-Gili-Tramena | Pendapatan dari wisatawan nusantara merupakan jumlah manfaat ekonomi yang didapatkan suatu destinasi dari hasil pengeluaran/belanja/spending wisatawan nusantara di destinasi tersebut dalam periode waktu tertentu | Pendapatan dari Wisatawan Nusantara = Jumlah wisatawan nusantara x Rata-Rata Pengeluaran per Perjalanan Wisatawan Nusantara | ||
| 540 | Pendapatan dari wisatawan nusantara Manado-Likupang | Child | miliar rupiah | Destinasi Pariwisata: Manado-Likupang | Pendapatan dari wisatawan nusantara merupakan jumlah manfaat ekonomi yang didapatkan suatu destinasi dari hasil pengeluaran/belanja/spending wisatawan nusantara di destinasi tersebut dalam periode waktu tertentu | Pendapatan dari Wisatawan Nusantara = Jumlah wisatawan nusantara x Rata-Rata Pengeluaran per Perjalanan Wisatawan Nusantara |