Kode Referensi Indikator Pembangunan

Standar baku pengkodean dan penyelarasan indikator pembangunan untuk dokumen perencanaan nasional dan daerah.

Total Indikator 2,396
Walidata Direktorat Data Pembangunan dan Pemerintah Digital
Kementerian PPN/Bappenas
Riwayat Perubahan

[Catatan Rilis] Pemutakhiran Kode Referensi Indikator Pembangunan berdasarkan pemutakhiran Indikator Outcome Pembangunan Daerah dari Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

Dasar Hukum

Keputusan Menteri PPN/Kepala Bappenas Nomor KEP. 26A/M.PPN/HK/05/2025 Tentang Kode Referensi Indikator Pembangunan

Tanggal Rilis

10 November 2025

Versi
Tunjukkan data
Menampilkan 1601–1620 dari 2,396 indikator
No Kode Indikator Nama Indikator Tipe Satuan Klasifikasi Definisi Rumus Perhitungan
1601 Persentase pemuda (16-30 tahun) yang mengikuti kegiatan organisasi dalam 3 bulan terakhir Parent persen Persentase pemuda yang ikut serta aktif dalam kegiatan organisasi selain di tempat kerja/sekolah. Jumlah pemuda usia 16–30 tahun yang ikut serta aktif dalam kegiatan organisasi selain di tempat kerja/sekolah dibagi jumlah pemuda usia 16–30 tahun dikalikan 100%.
1602 Persentase pemuda (16-30 tahun) yang mengikuti kegiatan sosial kemasyarakatan dalam 3 bulan terakhir Parent persen Wilayah Administrasi: Provinsi, Kabupaten/Kota Proporsi pemuda yang mengikuti kegiatan sosial kemasyarakatan di lingkungan sekitar dalam tiga bulan terakhir terhadap populasi pemuda seluruhnya P = (A / T) * 100% Di mana: P = Tingkat Partisipasi A = Jumlah pemuda yang aktif dalam organisasi kepemudaan dan organisasi sosial kemasyarakatan T = Total jumlah pemuda yang ada dalam kelompok atau wilayah yang dikaji
1603 Persentase pemuda berolahraga Parent persen Persentase pemuda yang melakukan olahraga sedikitnya sehari dalam seminggu terakhir terhadap seluruh pemuda. Jumlah pemuda usia 16–30 tahun yang melakukan olahraga sedikitnya sehari dalam seminggu terakhir terhadap seluruh pemuda usia 16–30 tahun dikalikan 100%.
1604 Persentase Pemuda Mendapatkan Pelatihan Bersertifikat Parent persen Persentase pemuda berusia 16–30 tahun yang pernah mengikuti pelatihan/kursus/training dan memperoleh sertifikat. Jumlah pemuda berusia 16–30 tahun yang pernah mengikuti pelatihan/kursus/training dan memperoleh sertifikat dibagi dengan jumlah pemuda berusia 16–30 tahun dikalikan 100%.
1605 Persentase pemuda pekerja tidak penuh Parent persen Proporsi pemuda yang bekerja kurang dari 35 jam per minggu terhadap seluruh populasi pemuda bekerja. Jumlah pemuda usia 16–30 tahun yang bekerja kurang dari 35 jam per minggu dibagi jumlah pemuda bekerja usia 16–30 tahun dikalikan 100%.
1606 Persentase pemuda penyandang disabilitas yang bekerja Parent persen Proporsi pemuda penyandang disabilitas yang bekerja terhadap populasi seluruh pemuda penyandang disabilitas. Jumlah pemuda penyandang disabilitas yang bekerja dibagi populasi seluruh pemuda penyandang disabilitas dikalikan 100%.
1607 Persentase pemuda yang memiliki ijazah SMA/sederajat atau lebih tinggi Parent persen Persentase pemuda berusia 19–30 tahun yang menamatkan pendidikan (ijazah tertinggi) minimal jenjang SMA/sederajat (termasuk pendidikan tinggi). Jumlah pemuda berusia 19–30 tahun yang menamatkan pendidikan (ijazah tertinggi) minimal jenjang SMA/sederajat (termasuk pendidikan tinggi) dibagi dengan jumlah pemuda berusia 19–30 tahun dikalikan 100%.
1608 Persentase pemuda yang menduduki posisi manajerial Parent persen Proporsi pemuda yang bekerja menduduki posisi manajerial terhadap populasi pemuda bekerja. Jumlah pemuda usia 16–30 tahun yang bekerja menduduki posisi manajerial dibagi jumlah pemuda usia 16–30 tahun bekerja dikalikan 100%.
1609 Persentase pemuda yang mengikuti kegiatan sosial kemasyarakatan dalam tiga bulan terakhir Parent persen Persentase pemuda usia 16–30 tahun yang mengikuti kegiatan sosial kemasyarakatan di lingkungan sekitar dalam tiga bulan terakhir. Jumlah pemuda usia 16–30 tahun yang mengikuti kegiatan sosial kemasyarakatan di lingkungan sekitar dalam tiga bulan terakhir dibagi jumlah pemuda usia usia 16–30 tahun dikalikan 100%.
1610 Tingkat Partisipasi Pemuda Dalam Kegiatan Kepemudaan Parent persen Wilayah Administrasi: Provinsi, Kabupaten/Kota Tingkat Partisipasi Pemuda dalam Kegiatan Ekonomi Mandiri merujuk pada persentase pemuda yang aktif terlibat dalam kegiatan ekonomi mandiri dibandingkan dengan jumlah total pemuda dalam kelompok usia yang relevan. Ini mengukur seberapa besar kontribusi pemuda dalam kegiatan ekonomi yang mereka inisiasi dan kelola sendiri, dibandingkan dengan total populasi pemuda. Pemuda Usia: Rentang usia yang dianggap sebagai pemuda, misalnya 15-30 tahun. Kriteria Lain: Status pendidikan, status pekerjaan, dan sebagainya. Kegiatan Ekonomi Mandiri Jenis Kegiatan: Termasuk usaha kecil dan menengah (UKM), wirausaha, bisnis online, pertanian mandiri, kerajinan tangan, dll. Skala Usaha: Mikro, kecil, menengah. Sumber Modal: Modal sendiri, modal keluarga, pinjaman, hibah, dll. Tujuan Ekonomi: Keuntungan, keberlanjutan usaha, peningkatan keterampilan, dll. Tingkat Partisipasi Jumlah Pemuda Terlibat: Jumlah pemuda yang aktif dalam kegiatan ekonomi mandiri. Frekuensi Keterlibatan: Seberapa sering pemuda terlibat dalam aktivitas ekonomi mandiri (harian, mingguan, bulanan). Durasi Keterlibatan: Lamanya waktu pemuda menghabiskan dalam aktivitas ekonomi mandiri (jam per hari/minggu/bulan). Hasil Keterlibatan: Pendapatan yang dihasilkan dari kegiatan ekonomi mandiri. Kepemilikan Usaha: Persentase pemuda yang memiliki usaha sendiri dibandingkan dengan yang bekerja di usaha orang lain. Indikator-indikator Pengukuran Jumlah Usaha yang Dimiliki Pemuda: Data tentang jumlah usaha yang dimiliki oleh pemuda. Pendapatan dari Usaha Mandiri: Pendapatan yang dihasilkan dari usaha ekonomi mandiri. Tingkat Ketenagakerjaan: Persentase pemuda yang terlibat dalam kegiatan ekonomi mandiri dibandingkan dengan total populasi pemuda. Pelatihan dan Pendidikan: Jumlah pemuda yang mengikuti pelatihan atau pendidikan terkait ekonomi mandiri. Akses ke Modal: Jumlah pemuda yang mendapatkan akses ke modal untuk memulai atau mengembangkan usaha mandiri. Inovasi dan Teknologi: Penggunaan teknologi atau inovasi dalam usaha mandiri oleh pemuda. (Jumlah_Pemuda_(16-30)_Berwirausaha_Provinsi / Jumlah_Pemuda_(16-30)_KabupatenKota) * 100% Keterangan: Jumlah_Pemuda_(16-30)_Berwirausaha_Provinsi : Jumlah pemuda berusia 16–30 tahun di provinsi yang menjalankan kegiatan wirausaha. Jumlah_Pemuda_(16-30)_KabupatenKota : Jumlah total pemuda berusia 16–30 tahun yang tercatat di seluruh kabupaten/kota dalam provinsi tersebut.
1611 Tingkat Partisipasi Pemuda dalam Organisasi Kepemudaan dan Organisasi Sosial Kemasyarakatan Parent persen Wilayah Administrasi: Provinsi, Kabupaten/Kota Tingkat Pemuda Partisipasi dalam Organisasi Kepemudaan dan Organisasi Sosial Kemasyarakatan merujuk pada persentase pemuda yang aktif berpartisipasi dalam organisasi yang berfokus pada kepemudaan dan kegiatan sosial kemasyarakatan, dibandingkan dengan jumlah total pemuda dalam kelompok usia yang relevan. Ini mengukur sejauh mana pemuda terlibat dalam organisasi-organisasi yang berperan dalam pengembangan sosial, kepemimpinan, dan kegiatan komunitas. 1. Pemuda Usia: Rentang usia yang dianggap sebagai pemuda, misalnya 15-30 tahun. Kriteria Lain: Status pendidikan, status pekerjaan, dan sebagainya. 2. Organisasi Kepemudaan/Kemasyarakatan Jenis Organisasi: Termasuk organisasi kepemudaan, komunitas, kelompok sosial, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan organisasi kemasyarakatan lainnya. Jenis Kegiatan: Kegiatan sosial, kegiatan pelatihan, kegiatan pengembangan diri, kegiatan pelayanan masyarakat, dan sebagainya. Status Keanggotaan: Organisasi formal (terdaftar secara resmi) atau informal (tidak terdaftar secara resmi). 3. Tingkat Partisipasi Jumlah Pemuda Terlibat: Jumlah pemuda yang aktif sebagai anggota atau peserta dalam organisasi-organisasi tersebut. Frekuensi Keterlibatan: Seberapa sering pemuda terlibat dalam kegiatan organisasi (misalnya, per bulan, per tahun). Durasi Keterlibatan: Lama waktu pemuda menghabiskan waktu dalam aktivitas organisasi (misalnya, jam per minggu). Peran dan Tanggung Jawab: Jenis peran atau tanggung jawab yang diemban oleh pemuda dalam organisasi (misalnya, anggota biasa, pengurus, koordinator). Kualitas Keterlibatan: Tingkat keterlibatan aktif dan kontribusi pemuda dalam kegiatan organisasi. Indikator-indikator Pengukuran Jumlah Anggota Pemuda: Jumlah pemuda yang terdaftar atau aktif dalam organisasi kepemudaan atau kemasyarakatan. Frekuensi Kegiatan: Jumlah kegiatan yang dihadiri atau diikuti oleh pemuda dalam jangka waktu tertentu. Keterlibatan dalam Kegiatan: Jumlah dan jenis kegiatan yang diikuti oleh pemuda. Peran dalam Organisasi: Persentase pemuda yang memegang posisi kepemimpinan atau tanggung jawab tertentu dalam organisasi. Feedback dan Partisipasi: Tingkat kepuasan dan kontribusi pemuda dalam kegiatan organisasi. Pengumpulan Data Survei: Survei kepada pemuda mengenai keterlibatan mereka dalam organisasi kepemudaan atau kemasyarakatan. Data Organisasi: Data dari organisasi tentang jumlah anggota pemuda dan partisipasi mereka. Wawancara dan Observasi: Wawancara dengan anggota organisasi dan observasi kegiatan untuk memahami tingkat partisipasi pemuda (Jumlah_Pemuda_(16-30)_Anggota_Aktif_Organisasi / Jumlah_Pemuda_(16-30)_KabupatenKota) * 100% Keterangan: Jumlah_Pemuda_(16-30)_Anggota_Aktif_Organisasi : Jumlah pemuda berusia 16–30 tahun yang menjadi anggota aktif dalam organisasi kepemudaan dan organisasi sosial kemasyarakatan di kabupaten/kota. Jumlah_Pemuda_(16-30)_KabupatenKota : Jumlah total pemuda berusia 16–30 tahun di kabupaten/kota.
1612 Rasio Kewirausahaan Pemuda Parent persen Proporsi pemuda bekerja dibantu buruh tetap/dibayar terhadap populasi angkatan kerja pemuda. Jumlah pemuda usia 16–30 tahun bekerja dibantu buruh tetap/dibayar dibagi dengan populasi angkatan kerja pemuda usia 16–30 tahun dikalikan 100%.
1613 Tingkat Partisipasi Masyarakat dalam Kepramukaan Parent persen Wilayah Administrasi: Provinsi, Kabupaten/Kota Derajat keterlibatan aktif masyarakat dalam berbagai kegiatan kepramukaan, baik sebagai anggota, pembina, pelatih, andalan, maupun sebagai pendukung kegiatan. IPA = (A_P / P_T) * 100% Keterangan: IPA = Indeks Partisipasi Anggota A_P = Jumlah anggota Pramuka aktif P_T = Jumlah penduduk usia Pramuka
1614 Event kualifikasi olimpiade dan paralimpiade yang diikuti/terselenggara Parent kegiatan Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi Jumlah event kualifikasi olimpiade dan paralimpiade yang diikuti/terselenggara Event kualifikasi Olimpiade adalah kompetisi resmi yang diselenggarakan oleh federasi olahraga internasional atau badan terkait untuk menentukan atlet atau tim yang memenuhi syarat berpartisipasi dalam Olimpiade. Setiap cabang olahraga memiliki sistem kualifikasi tersendiri, yang dapat mencakup kejuaraan dunia, turnamen kontinental, atau serangkaian kompetisi tertentu. Event kualifikasi Paralimpiade adalah kompetisi resmi yang diselenggarakan untuk menentukan atlet atau tim disabilitas yang memenuhi syarat berpartisipasi dalam Paralimpiade. Setiap cabang olahraga memiliki sistem kualifikasi yang ditetapkan oleh federasi internasional terkait, yang dapat mencakup kejuaraan dunia, turnamen regional, atau serangkaian kompetisi tertentu. Total event kualifikasi olimpiade dan paralimpiade yang diikuti/terselenggara dalam setahun
1615 Jumlah kabupaten/kota dengan Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) yang Terbentuk Parent kabupaten/ kota Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi Jumlah kabupaten/kota dengan Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) yang Terbentuk adalah jumlah kabupaten atau kota yang telah membentuk PPLP sebagai upaya pembinaan dan pengembangan bakat olahraga di kalangan pelajar. Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) adalah sentra pembinaan olahraga prestasi di kabupaten/kota yang diselenggarakan untuk menjaring dan membina bakat olahragawan pelajar. Indikator ini menunjukkan jumlah kabupaten atau kota yang telah mendirikan PPLP untuk mendukung pengembangan bakat olahraga di tingkat pelajar. Indikator ini dihitung dengan menjumlahkan total kabupaten atau kota yang telah membentuk PPLP sesuai dengan ketentuan yang berlaku.​ Indikator ini dinyatakan dalam angka absolut yang menunjukkan jumlah kabupaten atau kota.
1616 Jumlah kampanye olahraga yang terselenggara setahun terakhir Parent kegiatan Wilayah Administrasi: Provinsi, Kabupaten/Kota Total penyelenggaraan kampanye lingkup olahraga masyarakat, pendidikan dan disabilitas dalam setahun terakhir
1617 Jumlah Lembaga yang difasilitasi prasarana olahraga berbasis cabang olahraga Olimpiade dan Paralimpiade ramah difabel yang dibangun, direhabilitasi dan/atau direnovasi Parent lembaga Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi Indikator ini mengukur jumlah lembaga yang telah difasilitasi dengan prasarana olahraga yang sesuai dengan standar cabang olahraga Olimpiade dan Paralimpiade serta ramah bagi penyandang disabilitas, melalui pembangunan baru, rehabilitasi, atau renovasi fasilitas yang ada. Lembaga yang dimaksud mencakup institusi pendidikan, klub olahraga, pusat pelatihan, dan organisasi terkait lainnya yang menyediakan fasilitas olahraga. Rumus atau Perhitungan: Dihitung dengan menjumlahkan total lembaga yang telah menerima fasilitas prasarana olahraga sesuai kriteria yang ditetapkan dalam periode tertentu. Data ini dapat diperoleh melalui laporan resmi dari instansi terkait yang mengelola program pembangunan, rehabilitasi, atau renovasi prasarana olahraga. Total prasarana olahraga berbasis cabang olahraga Olimpiade dan Paralimpiade ramah difabel yang dibangun, direhabilitasi dan/atau direnovasi
1618 Jumlah Lembaga yang difasilitasi sarana olahraga prestasi berbasis cabang olahraga Olimpiade dan Paralimpiade Parent lembaga Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi Rumus atau Perhitungan:Dihitung dengan menjumlahkan total lembaga yang telah menerima fasilitasi sarana olahraga prestasi berbasis cabang olahraga Olimpiade dan Paralimpiade dalam periode tertentu. Fasilitasi ini dapat berupa peralatan dan perlengkapan yang digunakan untuk kegiatan olahraga yang mendukung pembinaan atlet pada cabang olahraga tersebut. Total fasilitasi sarana olahraga prestasi berbasis cabang olahraga Olimpiade dan Paralimpiade kepada lembaga olahraga
1619 Jumlah olahragawan elite junior nasional pada cabang olahraga unggulan olimpiade Parent orang Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi Jumlah olahragawan elite junior nasional pada cabang olahraga unggulan olimpiade di Pelatnas Total jumlah olahragawan elite junior nasional pada cabang olahraga unggulan olimpiade di Pelatnas
1620 Jumlah olahragawan elite junior nasional pada cabang olahraga unggulan paralimpiade Parent orang Wilayah Administrasi: Nasional, Provinsi Jumlah olahragawan elite junior nasional pada cabang olahraga unggulan paralimpiade di Pelatnas Total jumlah olahragawan elite junior nasional pada cabang olahraga unggulan paralimpiade di Pelatnas